Thursday, September 19, 2019

TUJUAN SERTIFIKASI ISO


TUJUAN SERTIFIKASI ISO
Pada dasarnya tujuan dan manfaat ISO adalah untuk menentukan standar internasional di bidang industrial dan komersial. Mengacu pada pengertian ISO di atas, adapun manfaat ISO adalah sebagai berikut:

1. Meningkatkan Kredibilitas Perusahaan
Suatu perusahaan yang menetapkan sistem manajemen mutu sesuai dengan standar internasional akan menjamin kredibilitas perusahaan tersebut. Artinya, segala kegiatan yang dilakukan perusahaan telah memiliki standar terbaik yang pada akhirnya menghasilkan nilai positif dalam hal kepuasan konsumen.

2. Meningkatkan Kepercayaan Konsumen
Masih terkait dengan poin #1, kepuasan pelanggan menjadi sesuatu yang sangat penting karena akan membuat mereka lebih percaya kepada perusahaan dan menjadi pelanggan setia.

3. Jaminan Kualitas Sesuai Standar Internasional
Setiap perusahaan yang ingin memiliki sertifikat standardisasi ISO harus melalui suatu siklus pasti yang disebut dengan PDCA. Siklus ini diterapkan pada segala jenis industri, dimana dilakukan proses identifikasi, analisis, dan eksekusi suatu penyelesaian masalah untuk menjamin mutu sesuai standar internasional.

4. Menghemat Biaya
Dengan standar ISO, suatu perusahaan akan menerapkan sistem manajemen khusus yang dapat membantu untuk mengetahui kinerja perusahaan. Ketika ada indikasi bahwa kinerja perusahaan menurun atau produk akan gagal, maka upaya antisipasi dapat segera dilakukan.

Proses tersebut secara tidak langsung akan mencegah terjadinya pemborosan anggaran yang berhubungan dengan kinerja dan produk yang buruk tersebut.

5. Mengoptimalkan Kinerja Karyawan
Mengacu pada prinsip manajemen mutu, semua standar ditetapkan agar dilaksanakan oleh seluruh karyawan. Hal tersebut dapat memotivasi karyawan agar menjaga kualitas, efisiensi, dan produktivitas mereka sesuai standar ISO yang ditetapkan.

6. Meningkatkan Image Perusahaan
Keuntungan yang bisa dirasakan langsung oelh perusahaan dari sertifikasi ISO adalah meningkatnya image atau brand perusahaan menjadi jauh lebih baik di mata dunia.

Demikian informasi yang bisa kami share, semoga bermanfaat untuk bisnis anda. Jika anda membutuhkan konsultan ISO segera hubungi kami dan dapatkan harga promo special.

Kontak Kami :
PT. Sertifikasi Indonesia Berkualitas
Alamat Jl. Swadaya raya No 53 Blok E8, Bintaro Sektor 9
Pondok Pucung, Pondok Aren -
https://goo.gl/maps/TTUzqR4YuQ4kcRbD8
(021) 27622534 / 0817 7000 6098
cs@serkindo.com - www.serkindo.com


SIKLUS SERTIFIKASI ISO 9001:2015


SIKLUS SERTIFIKASI ISO 9001:2015
Ketika Anda menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015, Anda  perlu untuk berkomunikasi dengan lembaga sertifikasi untuk mencari tahu apa yang perlu Anda lakukan untuk mengesahkan bahwa sistem manajemen anda telah sesuai dengan persyaratan. Lembaga sertifikasi akan memberitahu Anda tentang audit dokumentasi, audit sertifikasi, dan siklus audit surveillance sampai audit sertifikasi ulang. Lalu bagaimana proses kerja dari Audit tersebut?

Bagaimana sertifikasi dan siklus audit sertifikasi dilakukan?
Siklus audit sertifikasi tiga tahun digunakan untuk perusahaan bersertifikat ISO 9001, meskipun ada beberapa modifikasi yang mungkin seperti yang dijelaskan di bawah ini. Ketika Anda telah menerapkan SMM  dan memiliki sertifikasi pertama Anda, Anda akan mulai dengan audit dokumentasi. Di sinilah auditor dari lembaga sertifikasi akan meninjau semua dokumentasi Anda, dan membandingkannya dengan persyaratan standar ISO 9001: 2015, untuk memverifikasi bahwa apa yang telah Anda dokumentasikan memenuhi persyaratan standar. Sertifikasi ISO 9001.

Setelah dokumentasi dikonfirmasi, Anda akan dijadwalkan audit sertifikasi. Di sinilah lembaga sertifikasi akan melakukan audit di lokasi di semua proses SMM Anda diterapkan, dan kemudian mengeluarkan sertifikasi ISO 9001:2015 (ketika Anda telah benar-benar menyelesaikan tindakan korektif yang ditemukan). Anda kemudian akan dijadwalkan audit surveillance untuk dua tahun ke depan, sampai pemeriksaan ulang sertifikasi Anda pada tahun ketiga dari siklus audit sertifikasi Anda. Kebanyakan lembaga sertifikasi melakukan satu audit pengawasan setahun, tapi ini bisa lebih sering jika Anda bernegosiasi antara organisasi dan lembaga sertifikasi Anda.

Di bawah ini adalah grafis tentang bagaimana audit ini bekerja, dengan catatan bahwa garis kembali bahwa setelah audit re-sertifikasi, siklus berlanjut ke audit surveillance. Selama Anda menjaga sertifikasi Anda saat ini dengan lembaga sertifikasi yang sama, Anda tidak akan perlu untuk kembali ke audit sertifikasi. Namun, jika Anda mengubah lembaga sertifikasi atau versi standar ISO 9001 (sebagai perusahaan kini berubah dari ISO 9001: 2008 untuk ISO 9001:2015). Ini seperti memulai kembali pada langkah audit baru, di mana audit penuh dilakukan dan kemudian sertifikat lama ditarik dan sertifikat baru diterbitkan. Sertifikasi ISO 9001

Apa perbedaan Audit Surveillance, Audit Sertifikasi dan Audit Re-Sertifikasi?
Apa perbedaan antara audit surveillance dan audit sertifikasi ataupun re-sertifikasi? Ketiganya dilakukan oleh lembaga sertifikasi, akan memiliki tindakan korektif yang dikeluarkan yang perlu ditangani, dan akan memiliki laporan audit yang dikeluarkan untuk perusahaan Anda sebagai catatan audit. Perbedaannya adalah jumlah jam yang ditujukan untuk proses dalam audit. Sertifikasi ISO 9001.

Untuk audit sertifikasi / re-sertifikasi, auditor lembaga sertifikasi akan melihat pelaksanaan setiap proses di dalam SMM Anda untuk memeriksa kesesuaian dengan standar ISO 9001, serta dokumentasi  perusahaan, efektivitas proses, dan perbaikan berkelanjutan. Audit ini pada umumnya dilakukan beberapa auditor dalam beberapa hari untuk menyelesaikan, tergantung pada ukuran perusahaan dan jumlah proses dalam SMM Anda.

Sebagai perbandingan, audit surveillance akan menghabiskan lebih sedikit waktu hanya pada beberapa bagian dari proses SMM Anda, bukan segalanya. Auditor akan memulai dengan melihat proses kunci Anda (seperti tinjauan manajemen, audit internal, dan tindakan korektif), dan kemudian hanya melihat beberapa proses yang tersisa dalam SMM Anda. Mereka mungkin juga hanya melihat sebagian dari seluruh organisasi, seperti hanya satu dari dua jalur produksi, atau situs tertentu yang dipilih oleh auditor. Ada aturan yang menganjurkan untuk menggunakan akar kuadrat dari semua lokasi yang akan diaudit; misalnya, jika ada total 16 toko ritel di lingkup sertifikasi, maka setidaknya empat harus diaudit dalam audit surveillance. Sertifikasi ISO 9001

Karena auditor akan menghabiskan waktu yang lebih sedikit pada proses SMM Anda maka otomatis waktu untuk audit surveillance juga lebih sedikit dibandingkan audit sertifikasi. Tujuannya adalah agar lembaga sertifikasi mengaudit semua proses dan situs bisnis setidaknya sekali selama siklus pengawasan dua tahun

Demikian informasi yang bisa kami share, semoga bermanfaat untuk bisnis anda. Jika anda membutuhkan konsultan ISO segera hubungi kami dan dapatkan harga promo special.

Kontak Kami :
PT. Sertifikasi Indonesia Berkualitas
Alamat Jl. Swadaya raya No 53 Blok E8, Bintaro Sektor 9
Pondok Pucung, Pondok Aren -
https://goo.gl/maps/TTUzqR4YuQ4kcRbD8
(021) 27622534 / 0817 7000 6098
cs@serkindo.com - www.serkindo.com


PERSYARATAN UNTUK SERTIFIKASI ISO 9001:2015


PERSYARATAN UNTUK SERTIFIKASI ISO 9001:2015
Berapa Banyak Persyaratan Kebijakan atau Prosedur di Standar Terbaru ISO 9001 Versi 2015? Setelah dipubklikasikannya standar baru dari ISO 9001:2015, banyak perusahaan yang masih bertanya-tanya apa saja dokumentasi yang diperlukan. Mencoba melihat kembali pada saat standar ISO 9001:2008 baru dirilis, sebagian besar perusahaan merasa nyaman dengan enam prosedur wajib serta kebutuhan untuk kebijakan mutu dan manual. Lalu ketika standar ISO mengupdate ke versi 2015, ada beberapa persyaratan yang dihapus atau dihilangkan, yaitu:
                    Selain SDM, infrasruktur dan lingkungan, sumber daya mencakup juga perangkat ukur/monitoring dan organization knowledge.
                    Terdapat persyaratan Rilis dan Post Delivery Activites.
                    Preventive action menjadi tersirat (terintegrasi dengan risk management).
                    Adanya ketentuan mengenai “change management” baik untuk management system maupun product/services provisions.

Setelah merilis standar baru, dokumen dan catatan bisa disebut menjadi “documented information” pada ISO 9001 versi 2015 dan haruslah di-maintain. Hal inilah yang akan menunjukkan bahwa organisasi anda sesuai dengan persyaratan sistem manajemen mutu.

Klausul 4.4 ISO 9001 mempersyaratkan organisasi untuk menjaga informasi terdokumentasi yang diperlukan untuk mendukung proses operasi dan mempertahankan informasi bahwa proses operasi berjalan sesuai dengan rencana. Organisasi harus membangun, mengimplementasikan, memelihara dan secara berkesinambungan meningkatkan sistem manajemen mutu, termasuk proses-proses yang diperlukan beserta interaksinya, sesuai dengan persyaratan ISO 9001:2015. Proses-proses yang diperlukan haruslah mengidentifikasi:
                    Input-output, urutan proses dan interaksinya.
                    Process performance (KPI) dan pengendaliannya.
                    Sumber daya, tanggung jawab dan wewenang.
                    Risk and Opportunity (6.1).
                    Metoda untuk monitor, review dan evaluasi

Jadi apa yang dibutuhkan oleh standar?
Berikut ini adalah rincian klausul-klausul yang dibutuhkan oleh standar. Namun, beberapa klausa tersebut dapat dikecualikan jika perusahaan tidak melakukan proses yang relevan.

Mandatory records:
                    1.5.1 – Monitoring and measuring equipment calibration records
                    2 – Records of training, skills, experience and qualifications
                    2.3.2 – Product/service requirements review records
                    3.2 – Record about design and development outputs review
                    3.3 – Records about design and development inputs
                    3.4 – Records of design and development controls
                    3.5 – Records of design and development outputs
                    3.6 – Design and development changes records
                    5.1 – Characteristics of product to be produced and service to be provided
                    5.3 – Records about customer property
                    5.6 – Production/service provision change control records
                    6 – Record of conformity of product/service with acceptance criteria
                    7.2 – Record of nonconforming outputs
                    1.1 – Monitoring and measurement results
                    2 – Internal audit program
                    2 – Results of internal audits
                    3 – Results of the management review
                    1 – Results of corrective actions

Mandatory Records lainnya:
                    3 – Scope of the QMS
                    2 – Quality policy
                    2 – Quality objectives
                    4.1 – Criteria for evaluation and selection of suppliers

Organisasi masih harus menyesuaikan sistem manajemen mutu untuk memenuhi persyaratan dari bisnis perusahaan dan semua pemangku kepentingan. Selama proses dan catatan yang terkait dapat ditunjukkan untuk memenuhi persyaratan ISO 9001:2015 secara efektif maka itu baik-baik saja. Jika tidak maka tindakan yang relevan harus diambil untuk memastikan bahwa organisasi mencakup semua klausul yang dibutuhkan di standar terbaru.

Demikian informasi yang bisa kami share, semoga bermanfaat untuk bisnis anda. Jika anda membutuhkan konsultan ISO segera hubungi kami dan dapatkan harga promo special.

Kontak Kami :
PT. Sertifikasi Indonesia Berkualitas
Alamat Jl. Swadaya raya No 53 Blok E8, Bintaro Sektor 9
Pondok Pucung, Pondok Aren -
https://goo.gl/maps/TTUzqR4YuQ4kcRbD8
(021) 27622534 / 0817 7000 6098
cs@serkindo.com - www.serkindo.com


PERBEDAAN ISO 9001:2015 DENGAN ISO 9001:2008


PERBEDAAN ISO 9001:2015 DENGAN ISO 9001:2008
Perubahan pada ISO 9001:2015 dengan ISO 9001:2008 terjadi pada aspek yang mendasar namun strategis. ISO 9001:2008 menekankan pada “Process Based” yang artinya organisasi harus men-define proses bisnis pada organisasinya untuk kemudian merancang sistem yang akan digunakan sebagai acuan dalam menjalankan bisnisnya, sedangkan pada ISO 9001:2015 menekankan pada “Risk Based” yang artinya organisasi harus mendefinisikan dan menformulasikan konteks dari bisnisnya, apa tantangan dan issue saat ini dan masa yang akan datang baik dari sisi internal dan eksternal serta bagaimana mengelola peluang dan resiko.

ISO 9001:2015 sangat mendukung bisnis organisasi di level yang lebih strategis, tidak hanya pada level operasional. Hal ini berarti bahwa pimpinan puncak harus mampu mendemonstrasikan komitmennya terhadap Quality Management System melalui :
                    Mengambil tanggung jawab penuh terhadap efektifitas implementasi sistem management mutu.
                    Menetapkan dan mengkomunikasikan Quality Policy dan Quality Objective ke seluruh organisasi.
                    Memastikan kecukupan sumber daya.
                    Memastikan hasil yang diharapkan terhadap implementasi sistem management mutu tercapai.
                    Memastikan terintegrasinya sistem managemen mutu dengan proses bisnis yang ada.
                    Mengkomunikasikan pentingnya pencapaian mutu dan keefektifan implementasi sistem manajemen mutu.
                    Mempromosikan kesadaran atas pentingnya pendekatan proses dan continual improvement.
                    Mengarahkan seluruh organisasi untuk berpartisipasi dalam keefektifan sistem manajemen mutu.
                    Mendukung level manajemen lainnya untuk hal-hal diatas.
                    Terpenuhinya persyaratan pelanggan dan peraturan yang berlaku.
                    Teridentifikasinya peluang dan ancaman terkait dengan terpenuhinya persyaratan diatas.
                    Mempertahankan konsistensi pemenuhan persyaratan pelanggan.
                    Fokus kepada peningkatan kepuasan pelanggan.
Bukan berarti Management Representatif tidak di bolehkan berperan, namun dengan sistem ISO 9001:2015 ini lebih membagi-bagi tugas, untuk yang strategis dan komitmen harus di kelola oleh top management sedangkan untuk yang operasional boleh diwakilkan oleh Management Representatif.

Pada ISO 9001:2015 tidak ada satupun bentuk dokumentasi yang diwajibkan, artinya proses-proses yang di identifikasikan berdasarkan risk dan opportunity dapat di buat dalam bentuk apapun semisal mendokumentasikan proses dalam bentuk multimedia, voice, sistem otomasi, database, sistem informasi dan lain-lain. Yang penting proses-proses tersebut dapat dikendalikan serta hasilnya dapat di demonstrasikan bahwa hal tersebut telah dilakukan dan hasilnya efektif. Sehingga proses dokumentasi dalam ISO 9001:2015 menjadi jauh lebih mudah karena dapat disesuaikan dengan perkembangan teknologi.

Jikalau dulu ISO 9001 dipakai hanya untuk memenuhi persyaratan organisasi sehingga tidak betul-betul dijadikan sebagai sistem dalam meningkatkan kualitas manajemen, sekarang pada ISO 9001:2015 terdapat aspek kontekstual, aspek stakeholder, risk dan komitmen manajemen yang betul-betul harus dihasilkan dari analisa dan identifikasi bisnis. Dengan hal itu, diharapkan ISO 9001:2015 menjadi tools bagi organisasi untuk dapat survive, sustain, dan berkembang terhadap kompetisi bisnis dan perubahan budaya sehingga dapat menjadi bekal untuk meningkatkan daya saing di sektornya.

Oleh karena itu sangat penting bagi organisasi untuk melakukan upgrade sistem manajemen mutu berdasarkan ISO 9001:2015, dengan harapan dapat meraih improvement agar organisasi dapat sustain, mampu bersaing dan tetap unggul. Terlepas dari tidak berlakunya sertifikat ISO yang masih menggunakan standar ISO 9001:2008 pada bulan September 2018 ini.

Demikian informasi yang bisa kami share, semoga bermanfaat untuk bisnis anda. Jika anda membutuhkan konsultan ISO segera hubungi kami dan dapatkan harga promo special.

Kontak Kami :
PT. Sertifikasi Indonesia Berkualitas
Alamat Jl. Swadaya raya No 53 Blok E8, Bintaro Sektor 9
Pondok Pucung, Pondok Aren -
https://goo.gl/maps/TTUzqR4YuQ4kcRbD8
(021) 27622534 / 0817 7000 6098
cs@serkindo.com - www.serkindo.com


TAHAP DALAM MEMPEROLEH SERTIFIKAT ISO


TAHAP DALAM MEMPEROLEH SERTIFIKAT ISO
Sebuah perusahaan yang telah memperoleh sertifikat ISO tentu sudah pasti terjamin kualitas baik barang atau jasa yang ditawarkan. Pastinya dari hal ini konsumen menjadi tak ragu lagi untuk menggunakan produk atau jasa dari perusahaan yang sudah memiliki ISO. Melihat pentingnya sertifikat ISO dan sulitnya memperoleh sertifikat ini munculah jasa ISO yang siap membantu perusahaan agar lebih mudah memperoleh sertifikat ISO.

Bagi Anda yang saat ini berencana akan melakukan pengajuan sertifikasi ISO sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan pihak jasa ISO. Hal ini bertujuan untuk mempermudah perusahaan Anda dalam mempersiapkan berbagai kebutuhan yang diperlukan mulai dari berkas hingga kebutuhan kesiapan sertifikasi ISO lainnya. Berikut ini akan dijelaskan tahap memperoleh sertifikat ISO yang perlu Anda ketahui.

1. Kick-off Meeting & Gap Analysist
Tahap yang pertama ini dilakukan dengan mengadakan kick-off meeting sebagai awal dilaksanakannya program serta sebagai langkah mensosialisasikan program tersebut pada seluruh karyawan yang akan melaksanakan sertifikasi ISO. Para karyawan harus memberikan komitmennya serta mengetahui gambaran awal tentang kegiatan ISO yang akan dilaksanakan.

Selain itu harus dilakukan Gap analysist agar diketahui adanya kesenjangan antara persyaratan dengan sistem pada manajemen mutu ISO sesuai kondisi perusahaan. Jasa ISO biasanya akan membantu perusahaan dalam melakukan analisis proses, dokumentasi hingga persiapan berkas yang dibutuhkan.

2. Penyusunan Dokumen serta pemenuhan persyaratan ISO
Bagi Anda yang menggunakan jasa ISO tentu akan lebih mudah karena jasa ini akan memberikan informasi pada Anda mengenai dokumen apa saja yang dibutuhkan sebagai bagian dari persyaratan sertifikasi ISO.

3. Sosialisasi dan Implementasi Standar dan Prosedur
Setelah desain dan dokumentasi sistem manajemen mutu ISO sudah berhasil diselesaikan, tahap berikutnya adalah mengkomunikasikan penghargaan serta memberikan pujian bagi semua pihak yang terlibat. Berikutnya adalah mensosialisasikan prosedur serta instruksi kerja yang sedang berlaku pada sistem manajemen mutu yang harus benar-benar dipahami oleh setiap karyawan.

4. Evaluasi sistem Manajemen
Dalam melakukan evaluasi ini harus diperlukan adanya audit internal dan diawali dengan training ISO 9001 internal audit terlebih dahulu. Dengan begitu nantinya proses audit diharapkan dapat mencapai hasil sesuai keinginan dan harapan perusahaan. Dilakukannya internal audit ini memang sangatlah penting karena audit ini akan membantu penilaian kesesuaian, evaluasi efektivitas, dan identifikasi kemungkinan perbaikan. Selain itu audit internal ini juga berfungsi sebagai bahan perbandingan sistem mutu dengan persyaratan berstandar yang berlaku. Kemudian hasil audit akan disampaikan dalam rapat Tinjauan Manajemen untuk diperoleh perbaikan apa saja yang harus dilakukan lagi.

5. Pelaksanaan sertifikasi
Jika seluruh persiapan sudah selesai dilaksanakan, tahap berikutnya adalah mengundang pihak badan sertifikasi dari ISO. Badan sertifikasi dari ISO ini nantinya akan menilai sistem manajemen mutu ISO pada perusahaan Anda. Pihak audit eksternal ini akan menemukan audit perusahaan Anda. tak perlu khawatir dengan adanya jasa ISO temuan tersebut akan bisa ditindaklanjuti dengan baik sehingga perusahaan Anda bisa memperoleh sertifikat.

Melalui penjelasan dapat diketahui tahap dalam memperoleh sertifikasi ISO yang perlu diketahui oleh perusahaan yang hendak merencanakan pengajuan sertifikasi ISO. Meskipun tahapan yang harus Anda lalui memang cukup panjang tetapi tak perlu khawatir karena telah hadir jasa ISO yang siap membantu perusahaan mempersiapkan dan melalui setiap tahapan tersebut dengan mudah dan lancar.

Demikian informasi yang bisa kami share, semoga bermanfaat untuk bisnis anda. Jika anda membutuhkan konsultan ISO segera hubungi kami dan dapatkan harga promo special.

Kontak Kami :
PT. Sertifikasi Indonesia Berkualitas
Alamat Jl. Swadaya raya No 53 Blok E8, Bintaro Sektor 9
Pondok Pucung, Pondok Aren -
https://goo.gl/maps/TTUzqR4YuQ4kcRbD8
(021) 27622534 / 0817 7000 6098
cs@serkindo.com - www.serkindo.com


MANFAAT ISO BAGI PERUSAHAAN


MANFAAT ISO BAGI PERUSAHAAN
ISO sebagai Standar Internasional membawa teknologi, ekonomi dan manfaat sosial. Selain itu, manfaat ISO yaitu untuk membantu menyelaraskan spesifikasi teknis dari produk dan jasa, membuat industri lebih efisien, dan mencegah hambatan perdagangan internasional. ISO membantu meyakinkan konsumen bahwa produk yang aman, efisien dan baik untuk lingkungan.

ISO telah mengembangkan standard bahan dalam menggambarkan manfaat ekonomi dan sosial. Hal itu dimaksudkan untuk diketahui oleh para pengambil keputusan dan pemangku kepentingan, sebagai contoh konkret dari nilai standar.

ISO sebagai Standar Internasional adalah pedoman dan alat strategis untuk membantu perusahaan mengatasi beberapa tantangan yang paling menuntut dari bisnis modern. Memastikan bahwa operasi bisnis sampai se-efisien mungkin, meningkatkan produktivitas dan membantu perusahaan mengakses pasar baru. Manfaat ISO tentu tidak hanya dirasakan oleh perusahaan saja, tapi juga klien dan pelanggan.

Manfaat ISO bagi perusahaan meliputi:
1.     Penghematan biaya. Membantu mengoptimalkan operasi, sehingga meningkatkan bottom line baik saat produksi maupun pemasaran.
2.     Meningkatkan kepuasan pelanggan. Membantu meningkatkan kualitas barang, meningkatkan kepuasan pelanggan serta meningkatkan penjualan.
3.     Membuka akses ke pasar baru. Membantu mencegah hambatan perdagangan dan membuka pasar global.
4.     Peningkatan pangsa pasar. Membantu meningkatkan produktivitas perusahaan dan keunggulan secara kompetitif.
5.     Manfaat lingkungan. Membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

Perusahaan sebagai pelaku bisnis juga mendapatkan keuntungan dari mengambil bagian dalam proses pembangunan standar. Demikian informasi yang bisa kami share, semoga bermanfaat untuk bisnis anda. Jika anda membutuhkan konsultan ISO segera hubungi kami dan dapatkan harga promo special.

Kontak Kami :
PT. Sertifikasi Indonesia Berkualitas
Alamat Jl. Swadaya raya No 53 Blok E8, Bintaro Sektor 9
Pondok Pucung, Pondok Aren -
https://goo.gl/maps/TTUzqR4YuQ4kcRbD8
(021) 27622534 / 0817 7000 6098
cs@serkindo.com - www.serkindo.com

MANFAAT ISO 9001:2015


MANFAAT ISO 9001:2015
Jika Anda menganalisis tahun terakhir kinerja tim penjualan Anda, dan Anda memiliki pengetahuan tentang standar ISO 9001:2015, maka itu tidak terlalu sulit untuk membayangkan bagaimana penerapan proses standar dan sertifikasi sesuai standar dapat membantu tim Anda.

Apakah tim Anda kehilangan pelanggan dalam setahun terakhir? Apakah organisasi Anda memiliki metode standar untuk menang, mempertahankan, dan mendapatkan umpan balik untuk memungkinkan hubungan yang berkembang? Ketika terjadi kesalahan – yang bisa sangat mahal di dunia penjualan – apakah Anda memiliki metode prosedur untuk memperbaikinya dan menjadi yakin bahwa itu tidak akan terulang? Apakah Anda hebat pada proses perencanaan perbaikan dan peninjauan hasil? Kami yakin bahwa jika Anda menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dengan jujur, Anda akan menemukan bahwa hampir selalu ada ruang untuk perbaikan. Jadi, mari kita lihat bagaimana ISO 9001:2015 dapat membantu Anda untuk membuka ruang perbaikan tersebut:

1.     Standardisasi proses: ISO 9001:2015 dapat membantu Anda dalam standarisasi proses, yang pada gilirannya dapat memberikan kesempatan untuk memeriksa bagaimana Anda bekerja dan mendorong perbaikan. Penggunaan “pendekatan proses” juga dapat membantu mengintegrasikan proses dan menghilangkan limbah, serta memungkinkan tim penjualan anda untuk berbagi metodologi umum.
2.     Gunakan umpan balik pelanggan untuk meningkatkan sistem: ISO 9001:2015 dapat membantu Anda untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan pelanggan Anda. Meminta umpan balik pelanggan tetap dapat membuktikan sangat membantu untuk mendorong perbaikan dan meningkatkan kepuasan pelanggan, dan kedua, untuk membantu Anda mendorong kebiasaan komunikasi terus-menerus dan hubungan dekat dengan klien.
3.     Mengembangkan proses tindakan korektif yang kuat: Dalam hal terjadi kesalahan, ISO 9001:2015 membantu Anda melengkapi diri dengan proses yang benar untuk menyelidiki akar penyebab, menghilangkan, dan memastikannya tidak ada terulang lagi. Dalam hal berurusan dengan penjualan yang hilang, kiriman yang salah, atau pelanggan tidak puas, tindakan korektif yang efektif dapat menjadi penting untuk kinerja penjualan dan keseluruhan bisnis.
4.     Mengembangkan proses review dan pengukuran: Mirip dengan lingkungan penjualan, pengukuran yang akurat dan review merupakan elemen kunci dari standar ISO 9001:2015. Menggunakan indikator kinerja utama yang ditetapkan oleh pemangku kepentingan yang relevan – dan dengan masukan manajemen puncak – dapat memungkinkan tim penjualan yang akan diukur secara akurat dan memberikan landasan faktual untuk inisiatif perbaikan.
5.     Manajemen risiko: Ini adalah bagian penting dari standar ISO 9001:2015, dan proses manajemen risiko yang efektif dapat memberikan landasan terbaik untuk tim penjualan Anda dalam membuat keputusan berdasarkan risiko yang mempengaruhi pasar pada saat itu.
6.     Mendorong budaya perbaikan terus-menerus: Perbaikan terus-menerus mendasari seluruh ISO 9001:2015, dan dalam hal ini seperti mengembangkan hubungan dengan pelanggan, meningkatkan proses yang ada, atau mengembangkan yang baru, perbaikan terus-menerus dapat meningkatkan kinerja penjualan.
7.     Meningkatkan kualifikasi organisasi Anda untuk mengikuti tender: Sertifikasi ISO 9001:2015 memberikan bonus tambahan yang memungkinkan masuknya organisasi Anda ke pasar dan peluang tender yang mana dulu belum bisa Anda ikuti. Hal ini akan memberikan pasar dan peluang baru untuk tim penjualan Anda

Demikian informasi yang bisa kami share, semoga bermanfaat untuk bisnis anda. Jika anda membutuhkan konsultan ISO segera hubungi kami dan dapatkan harga promo special.

Kontak Kami :
PT. Sertifikasi Indonesia Berkualitas
Alamat Jl. Swadaya raya No 53 Blok E8, Bintaro Sektor 9
Pondok Pucung, Pondok Aren -
https://goo.gl/maps/TTUzqR4YuQ4kcRbD8
(021) 27622534 / 0817 7000 6098
cs@serkindo.com - www.serkindo.com


LANGKAH PENGURUSAN SERTIFIKASI ISO 9001:2015


LANGKAH PENGURUSAN SERTIFIKASI ISO 9001:2015
Seiring dengan banyaknya pertanyaan yang masuk ke team kami tentang bagaimana langkah-langkah pengurusan sertifikasi ISO 9001:2015, maka artikel kami kali ini akan memberikan gambaran pengurusan tersebut. Sertifikasi ISO

Seperti yang kita ketahui bahwa Sertifikasi ISO 9001:2015 hanya dikeluarkan oleh lembaga/badan sertifikasi resmi. Di Indonesia terdapat banyak Badan sertifikasi resmi yang  dapat mengelarkan sertifikat ISO 9001:2015 tersebut, seperti SGS, TUV,BVQI, URS, DQS, NQA,  dll.

Untuk dapat mengajukan sertifikasi ISO 9001:2015 ke badan Sertifikasi maka perusahaan/organisasi harus memenuhi persyaratan berikut, antara lain:
1.                 Telah menerapkan sistem manajemen mutu IS0 9001:2015
2.                 Lulus audit sertifikasi

Bila perusahaan/organisasi telah menerapkan ISO 9001:2015 perusahaan/organisasi dapat  mengajukan diri untuk diaudit ke badan sertifikasi yang dikehendaki. Pada ISO 9001 sebelumnya (2008),  Badan sertifikasi akan meminta perusahaan untuk mengirimkan dokumen ISO 9001 seperti  pedoman mutu, kebijakan mutu, sasaran mutu, 6 prosedur wajib, prosedur kerja departemen / bagian, bukti pelaksanaan internal audit dan rapat tinjauan manajemen. Namun pada ISO 9001:2015 ini, Sebelum dilakukan proses audit, Badan Sertifikasi akan meminta informasi-informasi tertulis (documented information) yang membuktikan perusahaan telah menerapkan ISO 9001:2015, seperti dokumen Konteks Organisasi, Identifikasi Internal/Eksternal Issue, Identifikasi kebutuhan dan ekspektasi Stake Holder, Risk Assessment Report, Kebijakan, Objective, bukti internal audit & management review, serta beberapa prosedur/informasi tertulis terkait dengan core process (proses inti). Tidak ada lagi keharusan mengirim 6 prosedur wajib dan Pedoman mutu (manual). Namun perusahaan dapat saja menempatkan context organisasi dalam dokumen yang disebut pedoman mutu atau manual perusahaan. Sertifikasi ISO

Jumlah hari dan waktu yang dibutuhkan untuk audit sertifikasi ditentukan oleh ruang lingkup, jumlah karyawan dan bidang pekerjaan dari perusahaan/organisasi. Secara teknis, audit sertifikasi dilakukan dalam 2 stage:
1.                 stage 1, tahap ini bertujuan memeriksa pemenuhan persyaratan dokumentasi, oleh beberapa Badan Sertifikasi stage 1 ini biasanya dilakukan Off site, tidak perlu datang ke perusahaan (mempertimbangkan urgency-nya).
2.                 stage 2, untuk memeriksa pemenuhan persyaratan implementasi secara keseluruhan di perusahaan/organisasi.

Bila tidak ditemukan kegagalan Major pada saat audit dan semua kegagalan minor & observasi telah dilakukan perbaikan maka perusahaan/organisasi dapat dinyatakan lulus Sertifikasi ISO 9001:2015. Sertifikat akan diterbitkan oleh Badan Sertifikasi  rata-rata 1 bulan setelah semua temuan diperbaiki.

Sertifikat ISO 9001:2015 berlaku untuk 3 tahun. Di antara 3 tahun itu, Badan Sertifikasi akan melakukan audit surveillance 6 bulan sekali atau satu tahun sekali untuk memastikan konsistensi penerapan ISO 9001:2015 di perusahaan/organisasi. Setelah 3 tahun, Perusahaan akan diaudit re-sertifikasi, untuk pembaharuan dan perpanjangan sertifikat.

Besarnya biaya sertifikasi ISO 9001:2015 tergantung bidang pekerjaan dan, ruang lingkup dan besarnya perusahaan/organisasi.  Dan setiap badan sertifikasi pun memiliki standar harga yang berbeda-beda pula. Setidaknya sebuah perusahaan yang akan melakukan sertifikasi ISO 9001:2015 harus mempersiapkan :
                    Biaya audit sertifikasi dikeluarkan di awal pengajuan sertifikasi.
                    Biaya audit surveillance dikeluarkan menjelang surveilance (6 bulan sekali atau setahun sekali).

Proses Sertifikasi dapat berjalan dengan lancar bila perusahaan telah menerapkan persyaratan ISO 9001:2015 secara konsisten.

Demikian informasi yang bisa kami share, semoga bermanfaat untuk bisnis anda. Jika anda membutuhkan konsultan ISO segera hubungi kami dan dapatkan harga promo special.

Kontak Kami :
PT. Sertifikasi Indonesia Berkualitas
Alamat Jl. Swadaya raya No 53 Blok E8, Bintaro Sektor 9
Pondok Pucung, Pondok Aren -
https://goo.gl/maps/TTUzqR4YuQ4kcRbD8
(021) 27622534 / 0817 7000 6098
cs@serkindo.com - www.serkindo.com